Secara sederhana, freelance adalah jenis pekerjaan di mana kita bekerja berdasarkan proyek, bukan sebagai karyawan tetap. Kita tidak terikat jam kerja harian, tapi biasanya hanya perlu menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu (deadline) yang disepakati. Selain itu, kita juga tidak terikat kontrak jangka panjang seperti karyawan pada umumnya.
Kebanyakan orang terfokus kalau ingin dapat uang ya melamar kerja (sebagai karyawan). Padahal ada opsi lain, salah satunya yaitu freelance. Banyak perusahaan sebenarnya butuh bantuan tambahan, tapi tidak selalu butuh karyawan tetap. Mereka butuh orang yang bisa bantu sementara, untuk tugas-tugas tertentu, dan di sinilah freelancer dibutuhkan.
Bahkan, ada beberapa perusahaan yang menggunakan tenaga freelance untuk kebutuhan yang bersifat rutinitas. Misalnya, ada beberapa agensi digital marketing yang tidak memiliki karyawan tetap sebagai SEO Specialist, padahal mereka memiliki layanan SEO, alih-alih merekrut tim SEO, mereka cukup menambah tenaga seorang freelance ketika ada klien yang memesan layanan tersebut.

Kabar baiknya, kerja freelance itu tidak terikat. Artinya, siapa saja bisa jadi freelancer, kapan saja dan dari mana saja. Mau kita seorang karyawan yang lagi cari pemasukan tambahan, atau mahasiswa yang pingin dapat tambahan uang jajan, semuanya bisa menjalani dunia freelance.
Inilah yang menjadikan freelance jadi sesuatu yang menarik: fleksibel. Kita bisa atur sendiri waktu kerja, pilih proyek yang sesuai minat atau keahlian kita, dan tetap bisa produktif tanpa harus terikat jam kerja. Namun sayangnya tidak semua orang memiliki akses atau pemahaman tentang pilihan ini. Banyak dari kita yang mungkin belum mengenal istilah freelancer, atau bahkan belum tertarik untuk mengenalnya karena dianggap asing, tidak aman, atau sulit dipahami.
Karena itulah sebabnya saya menulis e-book ini. Dan pada bab pertama, kita akan mulai dari yang paling dasar: kenalan dulu dengan dunia freelance.